photo BannerA1900x150_zps165b0340.jpg

Cara Membuat Telur Asin Herbal

Telur merupakan salah satu hasil ternak yang mempunyai kandungan gizi yang sangat besar. Dari sebutir telur di dapatkan gizi yang cukup sempurna dan mudah dicerna oleh tubuh. Sebenarnya telur merupakan salah satu bahan pangan yang mudah rusak. Untuk mengatasi hal tersebut banyak orang yang mencoba mengawetkan telur agar dapat  bertahan lama, tidak busuk, tidak merubah warna dan tidak merubah nilai gizinya. Mengawetkan telur dapat dilakukan dengan cara diasinkan dan dikenal dengan nama telur asin. Kebayakan masyarakat memanfaatkan telur bebek/itik sebagai bahan baku telur asin, karena pori-pori telur bebek lebih besar dibandingkan dengan telur ayam dan lainnya sehingga dapat meresap rasa dan mengikat rasa asin.

Meski kandungan gizinya sangat besar, kadar kolesterol telur terutama telur bebek yang diasinkan, cukup tinggi. Karena itu, mereka yang memiliki penyakit seperti darah tinggi dan penyakit lain yang tidak boleh mengkonsumsi makanan dengan kandungan kolesterol tinggi tidak dapat menikmatinya dengan bebas.

Dengan alasan tersebut, kemudian terciptalah telur asin herbal rasa udang, yang kandungan kolesterolnya lebih rendah, namun tetap enak dikonsumsi.
Sesuai namanya, telur asin ini mengandung manfaat herbal, dari beberapa bahan herbal yang meresap dalam telur saat proses pembuatannya. Dengan campuran bahan-bahan herbal maka kadar kolesterol yang ada di dalam telur asin dapat dikurangi. Hal tersebut diperkuat dengan telah di ujinya telur asin herbal di Laboratorium Kesehatan Masyarakat di kampus IPB Bogor, Jawa Barat. Dari hasil pengujian tersebut didapatkan kandungan kolesterol didalam telur asin herbal jauh lebih rendah, dibandingkan telur asin biasa.

Keunggulan
Ada beberapa keunggulan dari telur asin herbal ini dibandingkan dengan telur asin lainnya, antara lain:
  • Bebas formalin
  • Tanpa mengunakan vaksin dan hormon
  • Telur asin herbal tidak menimbulkan alergi dan bisul
  • Telur yang digunakan adalah telur segar
  • Kuning telur lebih besar dan kenyal
  • Tidak  berbau anyir
  • Mengandung DHA yang tinggi untuk jantung dan baik untuk mata
  • Mengandung Omega 3
  • Total kolesterol yang dikandung 400 gram/100 telur (lebih rendah dari telur asin lainnya yang 1000 gram/100 telur)
  • Mengandung Anti Oksidan Beta Karoten 380 gram/100 telur.
Cara Memilih Telur Bebek Yang Baik
Untuk menghasilkan telur asin yang berkualitas, tentu membutuhkan bahan baku berkualitas. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih telur bebek/itik yang baik untuk membuat telur asin.
  1. Pilih telur bebek yang baru ditelurkan paling lambat 4 hari setelah ditelurkan, karena bila lewat 4 hari kualitas telur sudah tidak baik.
  2. Pilih telur yang memiliki kulit telur yang bersih dan berwarna mulus.
  3. Jika diteropong sambil digerak-gerakan akan tampak kuning telur didalamnya. Bila terlihat jernih, rongga kantung udaranya kecil, kuning telur terletak di tengah dan tidak ternoda, itu artinya telur tersebut baik. Namun jika kuning telur bergeser, putih telurnya encer, dan terdapat noda warna tua di dalam kuning telur, hal tersebut menandakan telur itu telur rusak.
  4. Telur bebek yang baik adalah jika direndam kedalam air, telur akan tenggelam sedangkan bila telur tersebut jelek, maka akan terapung.
Telur asin rasanya akan lebih enak, jika bebeknya diberi makan udang, atau limbah udang seperti kepala atau kulit udang. Hasilnya kuning telur akan berwarna lebih oranye, lebih gurih, seperti udang.

Bahan-Bahan
Selain bahan baku berupa telur bebek, dibutuhkan beberapa bahan pendukung untuk mengasinkan telur, seperti:
  • Tanah merah atau tumbukan batu bata merah,
  • Garam
  • Gula merah
  • Daun salam
  • Teh hijau
  • Kayu secang
  • Daun jambu batu
  • Ginseng
  • Akar alang-alang dan
  • Daun dewa.
Sedangkan untuk peralatan yang perlu dipersiapkan adalah panci besar untuk merebus, peti kayu atau plastik polybag besar untuk tempat mengasinkan telur.

Proses pembuatan
Pertama telur dicuci hingga besih dari kotoran dengan air mengalir.
Langkah berikutnya adalah membuat racikan herbal dengan cara merebus:
  • 10 lembar daun salam
  • 2 sendok teh hijau
  • ½ ons kayu secang
  • 10 lembar daun jambu batu
  • ½ ons akar alang-alang
  • 1 lembar daun dewa
  • 3 liter air
  • Serta beberapa tanaman lainnya
Takaran tersebut bisa digunakan untuk kurang lebih 100 butir telur bebek. Rebus racikan herbal sebanyak 1 liter.

Setelah itu, air herbal hasil rebusan dicampurkan dengan:
  • 1 kg tanah merah
  • 1 kg garam
  • ½ kg gula merah
lalu kemudian masak sampai mendidih.
Setelah mendidih diamkan adonan tersebut hingga dingin, setelah dingin adonan tersebut dilulurkan keseluruh telur bebek hingga merata.
Telur asin yang sudah dilulurkan, diletakkan pada peti kayu ditutup plastik polybag besar selama 15 hari.
Setelah 15 hari, bersihkan telur dari adonan hingga bersih, lalu rebus selama beberapa menit hingga matang.
Dengan proses tersebut, dapat menghasilkan telur asin dengan mutu yang baik, warna telur yang lebih menarik, serta citarasa yang lebih enak, dan berkurangnya kandungan kolesterol.

Yang harus diperhatikan dalam proses pembuatan adalah saat mencuci telur.
Jika telur tidak dicuci dengan bersih maka biasanya kotoran dapat mempengaruhi rasa telur, begitu juga bila takaran herbal tidak sesuai maka rasa dan khasiat telur asin herbal rasa udang akan terpengaruh sehingga tidak sesuai dengan yang diinginkan.

Pemasaran
Target pasar untuk telur asin ini bisa masuk ke semua kalangan, terutama mereka yang peduli kesehatan. Karena harganya lebih mahal, seharga Rp 4.000 per butir, pemasaran bisa ke kalangan rumah tangga kelas menengah keatas, restoran, hotel bahkan supermarket. Untuk menawarkan telur asin herbal rasa udang ini bisa dilakukan dengan cara door to door (ditawarkan secara langsung) atau menggunakan media internet. Penawaran secara langsung atau door to door biasa dilakukan oleh pelaku usaha pemula karena cara ini dianggap lebih efektif. Sedangkan untuk penggunaan media internet biasa dilakukan oleh pelaku usaha untuk memperluas pasar hingga keluar kota bahkan keluar daerah.
Telur asin herbal rasa udang ini bisa dibilang produk baru yang masih sangat jarang pelakunya sehingga persaingan usaha telur asin herbal, sepi pesaing. Saingan utamanya tentu saja telur asin biasa, yang harganya lebih murah, karena tidak membutuhkan bahan herbal tambahan.
Untuk kalangan bawah yang sensitif harga dan tidak begitu peduli pada manfaat kesehatan, produk ini kurang bisa masuk. Karena itu upaya dan keunggulannya, serta upaya edukasi pasar harus lebih gencar dilakukan.

Sumber: Tabloid Peluang Wirausaha dan Ambar Turatminah (Produsen Telur Asin Herbal)


4 Komentar:

rahmi_ar said...

kata tetangga, telurnya diamplas dl biar mudah meresap, iya ga tuh?

suka telur said...

hmmm m ternyata cukup mudah juga ya cara membuat telur asin nya,, bisa langsung dipraktekin nihh membuat telur asin nya :)

Obat Kuat Herbal Alami said...

Terima kasih anda telah memberikan kesempatan untuk berkomentar. Artikel anda sangat bagus. Semoga bermanfaat untuk semua

obat mata herbal said...

wah maknyuzzz.

Post a Comment

Hosting Gratis

 
Design by: Ozan Ghani
Sponsored by: Ozan Reload | Agen Tahu Bulat